Contextual Advertising

Iklan yang ditargetkan pada content. Iklan tidak ditampilkan secara random, tetapi telah dipilih oleh sistem secara otomatis sesuai dengan content yang relevan dengan iklan tersebut. Contoh: Google AdSense dan Yahoo Publisher Network.

Analisis

Iklan jenis ini hanya ditampilkan pada pengunjung yang benar-benar tertarik dengan produk atau jasa yang di iklankan, jadi hasil promosi anda lebih terarah sesuai target yang dikehendaki.

Maksudnya iklan kita akan di respon hanya pengunjung yang tertarik saja, sehingga penempatan iklan juga harus di publish yang strategis seperti pada situs web dengan trafik rank cukup tinggi.sistem pembayaran yaitu apabila ada pengunjung yang meng-klik iklan kita.

Kelebihan

kelebihan yang dimiliki oleh iklan ini posisi iklan sudah otomatis dipilih oleh sistem yang tepat sesuai produk yang dipromosikan, sehingga pengguna internet atau konsumen yang akan bergabung akan lebih banyak melihat iklan tersebut.  Pembayaran iklan murah karena diambil hitungan per klik dai para pengunjung. Contoh pembayaran misalkan per klik harganya Rp.500 Jika kita hanya mempunyai dana untuk Iklan sebesar Rp. 100.000 saja, maka Iklan kita sudah dapat 200 kali klik oleh para pengunjung. Cukup lumayan murah dan efisien.

Kekurangan

Karena dipilih secara otomatis oleh sistem, sehingga pasar konsumen tidak bisa ditentukan oleh pemasang iklan. Dalam bentuk ini, Iklan tidak ditampilkan secara random, tetapi telah dipilih oleh sistem secara otomatis sesuai dengan content yang relevan dengan iklan tersebut.

Contoh Contextual Advertising

contextual-adv

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s